Kecemasan

Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Lansia

Aroma Terapi
  1. Definisi

Aromaterapi  merupakan tindakan terapeutik dengan menggunakan minyak esensial konsentrasi tinggi yang dieskstrak dari tanaman herbal.  Aromaterapi dapat digunakan dalam penyembuhan holistik untuk memperbaiki kesehatan dan kenyamanan emosional serta mengembalikan keseimbangan badan. Selain itu, aromaterapi bermanfaat untuk meningkatkan keadaan fisik dan psikologis menjadi lebih baik.  Aromaterapi memiliki beberapa macam jenis yaitu contohnya jasmine, pappermint,  lemon,  tea tree, dan lavender.

Lavender merupakan bunya yang memiliki warna lembayung muda ini sangat terkenal dengan baunya yang khas dan lembut sehingga bermanfaat untuk membuat seseorang  menjadi rileks ketika menghirup aromanya. Minyak esensial lavender bermanfaat untuk mengobati insomnia, memperbaiki kualitas tidur, serta dapat mengurangi kebutuhan obat penenang  pada pasien di rumah sakit. Aromaterapi lavender ini baik digunakan untuk mengurangi kecemasan lansia dalam memeperbaiki kulitas tidurnya.

Lavender

Kecemasan merupakan respon emosional yang menggambarkan keadaan khawatir, gelisah, takut tidak tentram disertai berbagai keluhan fisik.  Kecemasan inilah yang menyebabkan terganggunya kualitas tidur pada lansia. Dengan adanya berbagai manfaat aromaterapi inilah kecemasan pada lansia dapat dikurangi.

2. Cara penggunaan

Dihirup

Tuangkan 2-4 tetes minyak lavender kedalam 2 atau 3 gelas air mendidih dan kemudian uapnya dihirup.

  • Penggunaan luar atau Topical

Tambahkan 1-4 tetes minyak lavender untuk 1 sdm minyak dasar (bisa minyak almond atau minyak zaitun). Minyak lavender bisa beracun jika diambil secara oral (sesuatu yang berhubungan dengan mulut), dan gunakan minyak hanya untuk dihirup. Selain itu hindari kontak minyak lavender dengan mata atau selaput lendir, seperti bibir dan lubang hidung.

3. Contoh kasus

Dari penelitian yang dilakukan oleh Erva Elli Kristanti pada tahun 2010 terhadap lansia di Panti Wredha St. Yoseph Kediri menunjukan hasil bahwa sebagai berikut:

  • setelah lansia menghirup aromaterapi lavender molekul serta pertikel lavender akan masuk melalui hidung kemudian oleh reseptor saraf diterima sebagai signal yang baik dan kemudian di presentasikan sebagai bau yang menyenangkan dan akhirnya sensori bau tersebut masuk dan mempengaruhi sistem limbik sebagai pusat emosi seseorang sehingga perasaan menjadi lebih rileks.
  • Dengan perasaan yang tenang akan membuat lansia dapat berpikir dengan tenang untuk mengatasi stessor, sehingga akan tercipta koping yang adaptif.
  • Koping yang adaptif membuat lansia dapat menerima kondisinya dengan baik dan tidak menjadikan proses penuaan sebagai beban hidupnya.
  • Dari pemikiran tersebut maka lansia akan mengalami kecemasan dengan tingkat ringan saja atau bahkan tidak ada kecemasan sama sekali.
  • Manfaat penggunaan

Hasil dari penggunaan aromaterapi lavender terhadap kecemasan pada beberapa penyakit menunjukan bahwa aromaterapi lavender dapat bermanfaat untuk

  • menurunkan tingkat kecemasan
  • mengurangi rasa sakit pasca operasi
  • kelelahan
  • mengurangi stres
  • mencegah insomnia
  • meningkatkan kekebalan tubuh baik secara jasmani maupun rohani
  • membangkitkan semangat
  • membersihkan racun dalam tubuh
  • dan lain lain.

Lampiran

SOP Pemberian Aroma Terapi

SUMBER REFERENSI

Erva E. (2010). Pengaruh aromatherapi lavender terhadap penurunan derajat kecemasan pada lansia di panti wredha ST. Yoseph Kediri. Jurnal STIKES RS. Baptis Kediri. 3 (2) : 95-98.

Susilowati,E., Ni’mah, M., Wuragil, K., Atik, N.H.S., Sawaki, S., Sari, C.P., Ratnawati, D. (2015). Aromaterapi Lavender untuk Mengurangi Kecemasan dalam Memperbaiki Kualitas Tidur pada Lansia. Diakses pada 13 Juni 2019, dari http://maftukhatunnikmah.blogspot.com/2015/11/aromaterapi-untuk-mengurangi-kecemasan.html

Zahra, F. (2019). Makalah Aromaterapi.  Diakses pada 13 Juni 2019, dari https://fzahra97.blogspot.com/2019/03/makalah-aromaterapi.html

Tinggalkan komentar